Siapakah raja dalam industri mobile di dunia tahun 2024, siapa yang mampu mendominasi sistem operasi pasar ponsel pintar saat ini, apakah iOS, Android, Harmony atau lainnya.
Dari lembaga riset Counterpoint Research baru saja merilis laporan terbaru tentang pangsa pasar sistem operasi ponsel global untuk kuartal keempat tahun 2024. Hasilnya Android masih raja di Industri Mobile.
Android Masih Raja Industri Mobile
Sepanjang kuartal terakhir 2024, Android menguasai 74% pangsa pasar, menjadikannya sistem operasi mobile paling dominan di dunia. Sementara itu, iOS dari Apple berada di posisi kedua dengan 22%, diikuti oleh HarmonyOS yang mempertahankan pangsa 4% di tingkat global.
Menariknya, dibandingkan tahun sebelumnya, pangsa pasar ketiga sistem operasi ini tidak mengalami perubahan yang signifikan. Counterpoint menyebutkan bahwa kondisi ini terjadi karena penjualan ponsel sepanjang tahun 2024 relatif stagnan.
Penurunan Android di AS dan India
Meskipun masih mendominasi secara global, Android mengalami penurunan di beberapa pasar utama, khususnya Amerika Serikat dan India.
Di Amerika Serikat, pangsa pasar Android sempat menyentuh titik terendah dalam sejarah. Namun, penjualan Motorola dan Google Pixel membantu menahan penurunan yang lebih besar akibat melemahnya performa vendor-vendor ponsel kecil. iPhone sendiri hanya mengalami penurunan 1%.
Di India, Apple justru mencetak rekor baru dengan penjualan iPhone yang melonjak selama musim liburan. Dua pertiga dari total penjualan iPhone di India berasal dari model lawas, yang masih sangat diminati konsumen.
HarmonyOS Melesat di China
Meskipun hanya memiliki 4% pangsa pasar secara global, HarmonyOS buatan Huawei menunjukkan pertumbuhan pesat di China. Bahkan, di pasar dalam negeri, HarmonyOS sukses menggeser iOS dan menjadi sistem operasi nomor dua sepanjang tahun 2024, menurut laporan dari GSM Arena.
Counterpoint memperkirakan pangsa pasar HarmonyOS akan terus meningkat, terutama karena dukungan subsidi dari pemerintah China. Pemerintah setempat memberikan bantuan sebesar 500 Yuan untuk pembelian ponsel dengan harga di bawah 6.000 Yuan, sebagai langkah untuk mendorong konsumsi masyarakat dan mendukung industri teknologi lokal.
Sementara itu, Counterpoint tidak menjelaskan apakah EMUI, antarmuka global Huawei, termasuk dalam perhitungan yang sama dengan HarmonyOS di pasar China. Namun, dengan fokus utama Huawei di pasar dalam negeri, hal ini dinilai tidak akan berdampak signifikan terhadap statistik globalnya.